Berdasarkan data sejarah dan fakta perkembangan otak manusia, disimpulkan bahwa rentang usia 12 – 18 tahun adalah masa keemasan untuk menanamkan adab dan pemikiran Islam. Menurut M. Natsir, ketika duduk di bangku SMA Belanda di Bandung beliau diwajibkan membaca minimal 46 biki untuk satu maat pelajaran. Merujuk QS. Luqman ayat 17, jelas kita diperintahkan Allah SWT untuk menyiapkan anak-anak menjadi pejuang penegak kebenaran. Kini, dunia memasuki era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan pesat di bidang teknologi komunikasi dan alat transportasi, jangan sampai adab ditinggalkan. Semagat untuk terus berburu ilmu harus dibangkitkan terutama pada diri pemuda, tapi harus diingat bahwa ilmu yang wajib dikuatkan adalah ilmu agama untuk menguatkan pondasi iman dan taqwa. Sebagaimana Imam Syafii mengungkapkan bahwa demi Allah, hakikat seorang pemuda adalah dengan ilmu dan taqwa, jika kedua hal itu tiada padanya maka tak bisa disebut pemuda.
Pendidikan Islam (Mewujudkan Generasi Gemilang Menuju Negara Adidaya 2045)
Ditulis oleh
di
Tinggalkan Balasan