Pendidikan di Finlandia meyakini bahwa keberhasilan akademik siswa sebenarnya tidak dipengaruhi oleh kualitas sekolah tapi dipengaruhi oleh komposisi sosialsekolah dan latar belakang keluarga siswa siswi sekolah tersebut sehingga kesetaraan dan keadilan dalam pendidikan sangat dijunjung tinggi. Strategi yang ditempuh untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan dilakukan melalui (1) kontrol lokal yakni memberikan sekolah keleluasaan untuk menentukan nilai, tujuan dan capaian pendidikan yang hendak diraih oleh sekolah. (2) dengan terus menerus mengembangkan profesionalitas guru dan administrator sekolah.
Pengajaran yang baik tetap berpusat pada guru, tidak tergantung pada prasarana atupun teknologi. Yang menjadi tujuan mengajar adalah suksesnya proses belajar bagi seluruh siswa, apapun latar belakangnya, jenis kelaminnya dan status sosialnya.
Guru di Finlandia harus memiliki keterampilan dalam hal cara berpikir,acara bekerja, menggunakan alat kerja dan berperilaku di dunia.
Tujuh kompetensi yang harus dikuasi guru adalah :
1. Memfasilitasi pembelajaran
2. Keterampilan mengenali lingkungan pembelajaran
3. Keterampilan memfasilitasi pembelajaran
4. Berorientasi masa depan
5. Keterampilan pengembangan diri
6. Keterampilan refleksi
7. Keterampilan agensi
Sistem Pendidikan Finlandia
Ditulis oleh
di
Tinggalkan Balasan